Berita Pertanian

BPTP BALITBANGTAN SUMSEL AJAK PKK KABUPATEN/KOTA BUDIDAYAKAN AYAM KUB

Administrator | Kamis, 08 Juli 2021 - 08:03:00 WIB | dibaca: 21 pembaca

OGAN KOMERING ILIR - Agar anggota PKK kabupaten/kota tetap produktif meski ditengah pandemi, Tim penggerak PKK Provinsi Sumsel bekerjasama dengan BPTP Balitbangtan Sumsel mengajak seluruh para kader PKK kabupaten/kota untuk membudidayakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di pekarangan rumah.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumsel Dr. Atekan, SP., MSi. mengatakan Ayam KUB merupakan hasil rakitan Badan Litbang Pertanian yang memiliki keunggulan, salah satunya produksi telur yang lebih banyak dibandingkan ayam kampung biasa.

"Kalau ayam kampung biasa itu setahun hanya mampu produksi dibawah 160 butir/ekor, ayam KUB ini bisa memproduksi hingga 160-180 butir/ekor." ungkap Dr. Atekan pada acara pembukaan Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari untuk Aku Hatinya PKK. Pelatihan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kebun Percobaan Kayuagung, Rabu (07/07/2021).

Untuk perawatan ayam KUB tidak berbeda jauh dari ayam kampung lainnya. Sebaiknya ayam KUB dikandangkan agar pakan dapat dicukupi. Ayam KUB juga harus divaksin untuk mencegah terjadinya pertumbuhan virus yang membahayakan untuk perkembangan ayam KUB.

BPTP telah membina peternak plasma dengan dibantu bibit dan pendampingan teknologi budidaya. Peternak juga diajarkan untuk menyeleksi telur yang berpotensi menetas, dan BPTP Balitbangtan Sumsel siap menampung.

Wakil Ketua 3 TP PKK Sumsel (Ibu Fien Purwadi) dalam sambutannya mengharapkan para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa mempraktekkannya langsung di rumah masing-masing agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan bisa menjadi peternak dengan skala besar. "Kami berterima kasih kepada semua narasumber," ungkapnya.

Koordinator KP Kayuagung (Yayan Suryana, SSt) menyampaikan, untuk pertama indukan ayam berusia 5 bulan baru bisa menghasilkan telur. Mesin yang ada di KP Kayuagung saat ini dapat menampung hingga 1200 -2000 telur.

Pada pelatihan yang berlangsung secara offline dan online melalui zoom meeting ini, Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel juga menyerahkan buku 600 Teknologi Inovatif Pertanian, serta Produk Eucalyptus yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian. (MDS, SH)