Berita Pertanian

KRPL SOLUSI ALTERNATIF PASRTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYEDIAAN PANGAN SAAT COVID-19

Administrator | Kamis, 14 Mei 2020 - 15:14:17 WIB | dibaca: 136 pembaca

Pustaka Kementerian Pertanian pada hari ini (14/05/2020) menyelenggarakan Webinar mengenai “Strategi Pengamanan Pangan Saat dan Pasca Covid-19”. Webinar menghadirkan beberapa narasumber yakni: Dr. Ir. Agung Hendriadi, Prof. Bustanul Arifin., Ir. Winarno Tohir, MM, dengan Pembahas Dr. Rusman Heriawan dan Prof. Andi Muhammad Syakir.

Beberapa langkah-langkah antisipatif ketahanan pangan dampak covid-19 dan saran disampaikan oleh para narasumber dan pembahas. Salah satu saran rekomendasi jangka menengah dalam menjaga rantai pasok seperti yang dipaparkan oleh Dr. Rusman Heriawan adalah menghidupkan kembali “urban farming” (KRPL) sebagai solusi alternatif partisipasi masyarakat kota untuk penyediaan pangan.

“KRPL dapat menjadi kontribusi penyediaan pangan melalui pemanfaatan lahan sempit dan menjadi salah satu hobi yang pas khususnya saat kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini” Ujar Dr. Rusman Heriawan yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pusat Statistik 2006-2011 dan Wakil Menteri Pertanian 2011-2014 ini.

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan salah satu kegiatan pendampingan BPTP Balitbangtan Sumsel yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011. Di tahun 2019 KRPL dan OPAL (Obor Pangan Lestari) masih menjadi salah satu fokus kegiatan Kementerian Pertanian, dan sampai saat ini kegiatan OPAL masih terus diterapkan di lingkungan kantor BPTP Balitbangtan Sumsel.

Salah satu dampak yang diharapkan dari pengembangan KRPL antara lain diantaranya terpenuhinya kebutuhan pangan dan gizi keluarga dan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara lestari .

Komoditas yang dapat dipilih untuk dikembangkan adalah komoditas yang sesuai dengan kebutuhan pangan dengan mempertimbangkan umur panen tanaman. Berikut beberapa tanaman yang dapat menjadi pilihan yakni: sayuran (Cabai, Kangkung, Bayam, Selada, Caisim, Sawi putih, tomat, dll), tanaman rempah dan obat, buah-buahan (pepaya, belimbing, jambu biji, srikaya, sirsak, dll), serta pangan lokal lainnya. (YJ, SH)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)