Berita Pertanian

KAJIAN DESAIN MODEL PEMBIAYAAN DI LOKASI #SERASI BANYUASIN

Administrator | Selasa, 08 Oktober 2019 - 22:04:01 WIB | dibaca: 24 pembaca

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) melaksanakan FGD di Aula BPTP Balitbangtan Sumsel, hari ini (8 Oktober 2019). FGD ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pada penelitian “Desain Model Pembiayaan pada Kawasan Pembangunan Pertanian Berbasis Mendukung Program #Serasi". Lokasi penelitian dilaksanakan di Kec. Muara Telang dan Kec. Air Sugihan Kab. Banyuasin.

Sebelum FGD, telah dilaksanakan pengambilan data melalui wawancara mendalam dan kuesioner yang hasil sementaranya juga dipaparkan pada FGD ini. Sehingga tujuan dari pelaksanaan FGD adalah untuk memperoleh masukan terkait hasil sementara yg telah didapatkan serta menjaring informasi pola pembiayaan yang sudah ada. Selain itu juga digali potensi kedepan untuk mendukung keberhasilan program #SERASI dan korporasi petani kawasan #SERASI khususnya.

Salah satu rumusan yang diajukan dari penelitian ini adalah empat model kelembagaan korporasi petani #SERASI antara lain: 1) Koperasi Sekunder, 2) Perseroan Terbatas-PT, 3) Perseroan Terbatas-Pola Mitra BUMDes Nusantara, dan 4) Koperasi Syariah BNI Tangerang. Beberapa model kelembagaan ini diharapkan dapat menjadi masukan contoh atau acuan dalam pembentuan kelembagaan korporasi #SERASI di Sumsel nantinya.

Diskusi antara Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel, Peneliti PSEKP, BPTP Balitbangtan Sumsel, perwakilan Dinas/instansi terkait, Universitas Sriwijaya juga menghasilkan rekomendasi kegiatan, beberapa point diantaranya yaitu: 1) potensi bisnis korporasi harus mendapatkan dukungan pihak terkait, baik tahap awal (APBN), tahap transisi (CSR dan Swasta), dan tahap mandiri (perbankan, lembaga riset dan penyuluhan); 2) bentuk Badan Hukum Korporasi tidak harus diseragamkan, tetapi disesuaikan dengan kondisi setempat; dan 3) pembentukan Bank Pertanian juga merupakan salah satu alternatif pembiayaan korporasi berkelanjutan.

Selain itu, diperlukan bimtek untuk petani dan calon pengelola korporasi untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam manajemen korporasi dan mempercepat inisiasi pembentukan korporasi. (Hwn, MDS, SH)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)