Berita Pertanian

TTP MUSI BANYUASIN GELAR PELATIHAN PENGOLAHAN PADI DAN JAGUNG

Administrator | Rabu, 04 Juli 2018 - 15:14:15 WIB | dibaca: 81 pembaca

Pelatihan Pengolahan Padi dan Jagung menjadi Produk Olahan Pangan Bernilai Tambah dilaksanakan di TTP Musi Banyuasin pada tanggal 3-4 Juli 2018. Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan Taman Teknologi Pertanian Sungai Lilin untuk mengoptimalkan pemanfaatan hasil samping padi (sekam), serta olahan padi (bekatul) dan jagung. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani mengenai pengolahan padi dan jagung yang selama ini baru dipasarkan dalam bentuk produk segar dan belum diolah sehingga dapat menginisiasi peluang bisnis bagi kelompok tani dan kelompok wanita tani.

Kepala UPTD Sungai Lilin dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama ini jagung dijual langsung dengan harga Rp. 3000/kg untuk jagung pakan pipil kering dan Rp. 5000/kg untuk jagung manis. Pasca panen jagung di masyarakat baru sebatas diolah menjadi puding jagung untuk konsumsi sendiri sementara bekatul belum dimanfaatkan sama sekali sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat untuk diversifikasi pangan dan diharapkan dapat dikomersilkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pelatihan diikuti oleh 50 orang perserta yang terdiri dari Kepala UPTD Sungai Lilin, perwakilan Dinas Pertanian Kab. MUBA, Pengurus TTP Sungai Lilin, peneliti dan  penyuluh BPTP Sumsel, PKK Kecamatan Sungai Lilin serta perwakilan 15 Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani Kecamatan Sungai Lilin dan tiga Kecamatan sekitar.

Narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan berasal dari Balai Besar Pasca Panen Bogor (Nurdi Setyawan, STP. M.Agr, dan Irna Herdiana, S.Psi) dengan materi pembuatan Biosilika dan produk olahan pangan bekatul serta Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur (Ir. Sri Herwanti dan Aniswatul Khamidah, STP) dengan materi produk olahan pangan jagung.

Pelatihan dimulai dengan paparan materi mengenai biosilika, pemanfaatan bekatul dan jagung untuk produk pangan. Peneliti BB Pacapanen dalam paparannya menyampaikan bahwa tanaman padi memerlukan 200-300 kg silika per ha, yang dapat dipenuhi petani dengan membuat pupuk silika cair (biosilika) dr sekam. Manfaat  biosilika antara lain daun lebih lebar, memperkuat batang,  bulir lebih bernas, dan lebih tahan blast.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktek pembuatan biosilika, pembuatan produk olahan antara lain brownies dan cookies bekatul, mie jagung, tortila jagung, minuman dan ice cream jagung.

 

Peserta merespon positif terhadap pelatihan ini; tercermin dari diskusi yang cukup antusias diantara peserta dan narasumber serta partisipasi aktif selama praktek pelatihan berlangsung. (YE, Hwn, AES)










Komentar Via Website : 7
Makanan Penyebab Penyakit Liver
09 Juli 2018 - 11:55:32 WIB
Selalu kami tunggu informasi terbarunya dari situs ini ! https://goo.gl/PX1gvr || https://goo.gl/zM6uyd || https://goo.gl/eYd8y6 || https://goo.gl/kQGS5G
Obat Sinusitis Di Apotik Herbal
12 Juli 2018 - 10:49:48 WIB
Obat Sinusitis Di Apotik Herbal

http://bit.ly/2KKJ1C1
Obat Herbal Epilepsi Ampuh
19 Juli 2018 - 11:43:28 WIB
https://goo.gl/snVtB5
https://goo.gl/fMrK9T
https:// goo.gl/6Ac4dM
jenis jenis penyakit mata dan cara menyembuhkanya
15 September 2018 - 11:39:02 WIB
terimakasih infonya sangat bermanfaat https://goo.gl/kMhDFE
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)