Info Teknologi

SISTEM JARWO JAGUNG-KEDELAI DIANTARA LAHAN TEGAKAN PERKEBUNAN

Administrator | Senin, 12 Februari 2018 - 09:06:18 WIB | dibaca: 109 pembaca

Pendahuluan

 

Pemerintah mencanangkan program perluasan areal tanam jagung secara berkelanjutan. Upaya ini dilaksanakan dalam rangka mendukung peningkatan produksi dan pencapaian swasembada jagung 2017-2018.  Perluasan areal tanam akan tetap diutamakan diluar Jawa yaitu di lahan-lahan perkebunan di Kalimantan dan Sumatera.

 

Salah satu lahan yang berpotensi untuk perluasan areal tanam jagung adalah lahan perkebunan karet yang akan direplanting/diremajakan (umur karet >20 tahun). Di Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel), potensi luas lahan ini mencapai 150 ribu hektar atau 11,54% dari luas total perkebunan karet (sekitar 1,3 juta hektar) di Sumsel. Penanaman jagung pada areal ini sampai karet berumur <4 tahun diharapkan akan memberikan kontribusi terhadap produksi jagung nasional.

 

Kontribusi pemanfaatan potensi lahan ini terhadap produksi jagung nasional akan semakin meningkat dengan mengoptimalkan produktivitas lahan. Optimalisasi lahan dapat dilaksanakan melalui penerapan sistem tanam jajar legowo (Jarwo) jagung, ditumpangsarikan dengan kedelai dan disertai dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat. 

Jajar Legowo 2:1 Jagung-Kedelai

Jajar legowo 2:1 diterapkan dengan merapatkan jarak tanam antara 2 baris tanaman jagung sehingga antara setiap dua baris tanaman terdapat ruang/legowo untuk pertanaman kedelai. Produktivitas jagung yang diperoleh pada pertanaman legowo tidak berbeda bahkan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pertanaman baris tunggal (tanam biasa). Hal ini karena adanya pengaruh tanaman pinggir/border effect.

 

Ruang kosong/legowo ditanami 2 baris tanaman kedelai. Selain meningkatkan indeks penggunaan lahan dan pendapatan petani, penanaman kedelai dalam sistem ini tidak menurunkan produktivitas jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedelai yang ditanam diantara tanaman jagung akan memberikan tambahan pendapatan. Hasil kedelai yang diperoleh dari sistem ini mencapai 50% dari hasil kedelai yang diperoleh dari sistem monokultur. Penanaman kedelai dalam sistem ini juga dapat memperbaiki kesuburan lahan karena adanya fiksasi N.

 

Teknologi Budidaya

 

Pemilihan Varietas Jagung dan Kedelai

Lahan perkebunan yang berpeluang untuk penerapan sistem ini adalah lahan dengan tanaman perkebunan berumur <4 tahun. Pengaruh naungan oleh tanaman perkebunan terhadap pertanaman jagung-kedelai dapat dikurangi dengan menggunakan varietas toleran naungan dan batang bertipe tegak. Varietas-varietas unggul Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang telah tersedia untuk mendukung peluang penerapan dan pengembangan sistem ini adalah:

1.   Jagung hibrida varietas Bima 2 dan Bima 4. Keunggulan: toleran naungan, masing-masing agak toleran dan toleran penyakit bulai, umur sekitar 100-102 hari dan potensi hasil sekitar 10-11 t/ha pipilan kering.

2.   Kedelai varietas Dena 1 dan Dena 2. Keunggulan: toleran naungan, toleran penyakit karat, potensi hasil masing-masing 2,89 t/ha dan 2,82 t/ha, umur <100 hari (masing-masing 78 hari dan 81 hari). Potensi hasil di lahan perkebunan/perhutani pada tingkat naungan 0-10% mencapai 2,0-2,5 t/ha,

 

Penanaman Jagung

1.   Kebutuhan benih 15-17 kg/ha, daya berkecambah benih >90% dan vigor benih baik (perhatikan masa kadaluarsa benih)

2.   Tanah diolah sempurna

3.   Tanaman jagung ditanam 1 biji/lubang dengan sistem tanam legowo/double row, kemudian ditutup dengan pupuk organik 1 genggam

4.   Jarak tanam untuk tanaman jagung sistem legowo adalah (100-50) cm x 20 cm atau (110-40) cm x 20 cm

5.  Dosis pemupukan: Lahan kering menggunakan  takaran 325 kg Urea + 300 kg phonska atau pupuk majemuk lainnya. Pemberian diberikan 2 kali, pemberian pertama pada umur  7-10 hari setelah tanam, sebanyak 100 kg urea + 300 kg phonska/pupuk majemuk lainnya per hektar. Pemupukan kedua pada umur 35-45 hari setelah tanam dengan takaran 20 kg urea + 100 kg phonska/pupuk majemuk lannya. Pupuk dimasukkan dalam lubang yang dibuat + 10 cm disamping tanaman, ditutup dengan tanah

6.   Penyiangan dan pembumbunan dilakukan dengan cangkul

7.  Panen dilakukan apabila kelobot sudah kering dan lapisan hitam pada pangkal biji (black layer) telah terlihat. Sisa batang tanaman (biomas) dijadikan kompos atau dapat digunakan sebagai mulsa diantara baris tanaman untuk pertanaman berikutnya.

 

Penanaman Kedelai

1.   Kebutuhan benih 15-20 kg/ha

2.   Pengolahan tanah (olah tanah minimum/olah tanah sempurna)

3.  Benih dicampur dengan inokulan Rhizobium sp (nodulin, rhizogin) 5 kg benih per 10 g (1 saset). Caranya: benih dibasahi kemudian ditiriskan, inokulan ditaburkan dan diaduk merata hingga merekat dan diperkirakan semua benih mendapatkan inokulan. Benih harus segera ditanam. Hindari terkena cahaya matahari langsung pada benih yang telah dicampur dengan nodulin

4.  Benih ditanam di antara barisan legowo pada tanaman jagung, sehingga terdapat 2 barisan tanaman kedelai antara setiap  barisan legowo jagung.  Jarak tanam 40 cm x 20 cm. Penanaman kedelai dapat bersamaan dengan penanaman jagung atau 1-7 hari setelah penanaman jagung

5.   Dosis pupuk yang digunakan adalah 50 kg urea + 50 kg phonska/ha 7-10 hari setelah tanam (bersamaan dengan pemupukan pertama jagung apabila tanamnya bersamaan)

6.   Kedelai di panen  sebelum polong pecah, yaitu saat polong berwarna coklat. Kedelai  sebaiknya dipanen lebih awal dari jagung. Biomas tanaman dapat dijadikan kompos.

 

(Dr. Ir. Yustisia, MSi / Peneliti BPTP Balitbangtan Sumsel) 










Komentar Via Website : 12
obat kuat pria
13 Februari 2018 - 16:14:31 WIB
hanks for this helpful information

http://www.tokoasmara.com

http:/ /www.s**sualitas.com

http://www.alats**murah.com
obat pembesar penis
13 Februari 2018 - 16:15:59 WIB
hanks for this helpful information

http://www.tokoasmara.com l http://www.s**sualitas.com l http://www.alats**murah.com
Berhasil
14 Februari 2018 - 22:16:30 WIB
Terima kasih, sayang kami tidak bergerak dibidang pertanian, lihat toko kami di http://www.2tintaraksasa.com/neon-box/ dan http://www.2tintaraksasa.com/huruf-timbul/
sama aja
14 Februari 2018 - 22:25:09 WIB
Silahkan lihat dan kunjungi beberapa informasi tentang https://goo.gl/2scS1c anda akan mendapatkan informasi tambahan disini : https://goo.gl/eAoc1J
kamulah
15 Februari 2018 - 20:15:51 WIB
Dengan begitu banyak konten dibuat, dipublikasikan dan dipromosikan secara online setiap detik - https://goo.gl/DvBLVZ dan juga konsumen menjadi semakin terarah dalam pencarian jawaban mereka - persaingan untuk menarik perhatian audiens Anda tidak pernah lebih sengit.

Akibatnya, kualitas dan strategi SEO mungkin tidak pernah lebih penting untuk membantu Anda menjadi jawaban terbaik kapanpun dan dimanapun audiens Anda sedang mencari.

Tapi seperti yang dialami pemasar berpengalaman,https://goo.gl/pvvdrx SEO telah mengalami evolusi yang luar biasa sejak awal konten yang berfokus pada kata kunci. Dengan lebih dari 2 triliun pencarian yang terjadi di Google setiap tahun, SEO hari ini adalah tentang menemukan keseimbangan sempurna antara konten yang berpusat pada pengguna dan perayap mesin pencari meyakinkan bahwa konten Anda adalah yang tertinggi.
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)