UPSUS

PERCEPAT PENAMBAHAN LTT, TIM UPSUS BPTP BALITBANGTAN SUMSEL INTENSIFKAN KOORDINASI

Administrator | Kamis, 24 Mei 2018 - 21:04:12 WIB | dibaca: 50 pembaca

Dalam rangka percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel Dr.Priatna Sasmita MSi. bersama LO UPSUS Kabupaten OKU Ir. Kiagus Abdul Kodir MSi. pada hari Selasa (22/052018) turun lapang ke Desa Sepancar, Baturaja Timur. Selain menggali permasalahan secara langsung ke petani, Tim juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian OKU.

Dengan lahan baku sawah seluas 5.731 ha, Kabupaten Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan saat ini tengah giat berupaya mengoptimalkan lahannya mendukung program Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi padi, jagung dan kedele (Upsus Pajale).

Pada tahun 2018 ini OKU mentargetkan tanam padi seluas 15.040 ha dan jagung seluas 8.874 ha. OKU belum menargetkan tanam Kedele di 2018, namun beberapa kelompok tani (Poktan) telah membuktikan berhasil tanam kedele dan berpotensi untuk mengembangkannya. Kepala BPTP Sumatera Selatan didampingi Kepala Dinas Pertanian OKU yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Anita Septi, SP melakukan monitoring hari ini sekaligus melakukan pendampingan penerapan teknologi komoditas padi, jagung dan kedele di Kelompok Tani Kapuran Jaya, Desa Sepancar, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Berdasarkan pelaporan data dari Dinas Pertanian OKU, realisasi tanam padi periode Oktober-Maret 2017/2018 baru mencapai 8.070 ha dan bulan April hingga 21 Mei baru mencapai 3.485 ha atau total luas tanam baru mencapai 11.555 ha dari target 15.040 ha. Capaian luas tanam padi OKU periode Oktober-Mei tersebut, relatif lebih rendah dibandingkan dengan capaian tahun lalu pada periode yang sama. Luas tanam padi di OKU periode Oktober-Mei tahun lalu mencapai 11.625 ha. Berbeda halnya dengan luas tanam jagung, realisasi tanam jagung hingga Oktober-Mei 2017/18 telah mencapai 10.576 ha dari 8.874 ha yang ditargetkan.

Menurut Kabid Tanaman Pangan Anita Septi, relatif rendahnya capaian luas tanam padi 2018, terindikasi adanya pergeseran tanam dari padi ke jagung. Pada musim ini beberapa petani padi yang biasanya melakukan tanam padi dua kali berturut-turut (IP200 padi-padi) beralih menjadi tanam padi selanjutnya tanam jagung (IP200 padi-jagung), jelas Septi. Lebih lanjut dijelaskannya pula bahwa peluang capaian target luas tanam padi OKU 2018 tetap masih terbuka, diantaranya dengan pengembangan padi di lahan kering (gogo) jika air tersedia.

Di hari yang sama di lokasi lain, LO Kabupaten Lahat (Ir.Tumarlan Thamrin, MSi., Ir. Niluh Putu Sri Ratmini, MSc., dan Maulida Surayya SP) menghadiri pertemuan di BPP Merapi Timur, Lahat. Dalam pertemuan tersebut, Tim BPTP Balitbangtan Sumsel juga melakukan koordinasi percepatan LTT, sekaligus melaksanakan sosialisasi SDA (Sumber Daya Air).  Dari hasil pertemuan dan peninjauan langsung ke lapangan (23/05/2018), Tim LO melaporkan bahwa kemungkinan besar target LTT Kabupaten Lahat pada bulan Mei akan tercapai karena saat ini di lapangan sedang dilakukan persiapan tanam mulai dari pengolahan tanah dan tanam. (LO UPSUS BPTP Balitbangtan Sumsel, AES)










Komentar Via Website : 2
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)