Info Teknologi

PEMANFAATAN UMBI TALAS RAWA SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN UNGGAS

Administrator | Kamis, 07 Desember 2017 - 11:48:35 WIB | dibaca: 637 pembaca

Keberhasilan dari suatu usaha peternakan salah satunya didukung oleh ketersediaan pakan yang cukup baik secara kuantitas maupun kualitas. Secara kualitas, pakan terdiri dari kandungan protein, lemak, energi, vitamin serta mineral yang cukup. Salah satu kebutuhan pakan unggas yang proporsinya lebih besar adalah pakan yang mengandung sumber energi yang salah satunya diperoleh dari jagung. Namun, harga jagung di pasaran dinilai tinggi. Oleh karena itu, salah satu alternatif solusi yang bisa dilakukan adalah dengan pemanfaatan bahan pakan lokal spesifik lokasi.

Rawa lebak banyak sekali ditumbuhi tanaman air seperti talas, kangung, eceng gondok, dll. Talas rawa salah satu tanaman yang terhampar luas di rawa dan itu bisa menjadi alternatif untuk dijadikan bahan pakan unggas. Pengolahan tanaman talas dengan cara pemanfaatan umbi dengan dijadikan sebagai tepung.

Hasil penelitian sebelumnya; Tanaman talas merupakan penghasil karbohidrat dan berpotensi sebagai suplemen/substitusi beras atau sebagai diversifikasi bahan pangan, bahan baku industri dan lain sebagainya. Umbi dan daun talas mengandung karbohidrat, protein dan lemak (Soemantri, 2006; Kususiyah; 2012).

 

Komposisi kimia talas per 100 mg bahan mentah :

Kandungan Gizi

Jumlah

Energi (Kj)

393

Kadar air (%)

75,4

Protein (g)

2,2

Lemak (g)

0,4

Serat (g)

0,8

Total karbohidrat dan serat (g)

21

Ca (mg)

34

P (mg)

62

Abu (g)

1

Sumber :FAO (1988); Kusnandar (2007); Kafah (2012)

Teknik Pembuatan tepung talas : Umbi talas dikupas, kemudian dicuci dan dirajang dan dicuci dengan air bersih.dan dijemur sampai kadar air 10%, lalu digiling halus (tepung).

 

Data berat kering dan persentase tepung talas

Berat Basah (kg)

Berat kering (Tepung talas) (kg)

Persentase rendemen (%)

180,9

21,5

11,88

Sumber : data penelitian, 2017

 

Hasil Analisa Proksimat, Kadar Serat Kasar dan kadar pati sebagai berikut :

Kode

K.Air (%)

K.Abu (%)

K. Lemak (%)

K.Protein (%)

K.Karbohidrat (%)

K.serat Kasar (%)

Kadar Pati (%)

Tepung Talas

7,50

5,17

3,02

9,09

75,22

17,84

28,22

Tepung basah

82,57

1,35

3,32

1,06

11,70

4,97

4,76

Sumber : Analisa Lab. THP UNSRI, 2017

Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan karbohidrat tepung talas rawa termasuk tinggi dan ini bisa dijadikan sebagai alternatif pakan penghasil energi yang bisa di substitusikan dengan jagung. Penambahan tepung talas yang telah dilakukan sebanyak 5% dan 10% sebagai campuran pakan menunjukkan pertambahan bobot badan yang baik. Hasil rata-rata umur 12 minggu pertumbuhan bobot badan ayam KUB mencapai 0,9 kg dengan tambahan 5% tepung talas. Tingkat kematian ayam KUB pun rendah hanya berkisar 3%.

Kendala yang di hadapi: 1) Tanaman talas yang terhampar luas di rawa lebak, ternyata menimbulkan rasa gatal yang lebih karena tanaman talas berada di dalam air, 2) Tanaman talas ketika di musim hujan sulit di peroleh karena posisi air yang naik dan dalam. Ketika posisi air naik dan talas lebih lama terendam, kemungkinan untuk memperoleh umbinya sangat kecil.

Solusi : 1) Untuk pengambilan talas, di perhatikan musim. Ketika musim surut dan mulai kering, sebaiknya pengambilan talas dilakukan dan dilakukan pengolahan, 2) Keterampilan pengambilan talas pun perlu di perhatikan karena jika kurang pas pengambilannya maka rasa gatal yang bisa ditimbulkan bisa meluas sampai seluruh badan dan memerlukan waktu beberapa hari untuk menghilangkannya.  

(Masitoh, SP / Peneliti BPTP Balitbangtan Sumsel)

 










Komentar Via Website : 9
cara mengobati hernia pada bayi, balita dan anak tanpa operasi
15 Desember 2017 - 08:17:58 WIB
terimakasih infonya, sangat bermanfaat, https://goo.gl/wEUq21
obat generik untuk hipertiroid
19 Desember 2017 - 13:30:33 WIB
sangat bermanfaat, https://goo.gl/Uv8Hnp
hdhasjku
28 Februari 2018 - 10:11:09 WIB
Maya
26 Juni 2018 - 15:56:38 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)