Info Teknologi

MENGENAL LEBIH DEKAT MINAPADI

Administrator | Rabu, 18 April 2018 - 15:57:58 WIB | dibaca: 517 pembaca

Budidaya minapadi adalah budidaya ikan dan padi dalam satu hamparan sawah. Minapadi dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah karena selain tidak mengurangi hasil padi, juga dapat menghasilkan ikan/udang. Budidaya minapadi dilakukan masyarakat sejak lama walaupun masih menggunakan teknologi sangat sederhana hanya terbatas pada kegiatan tahapan pendederan. Minapadi merupakan salah satu subsistem usahatani padi dan ikan di lahan sawah irigasi, bervariasi dari satu daerah ke daerah lain bergantung pada ketersediaan air, curah hujan, bibit ikan, dan pasar.

Karakter varietas padi yang cocok untuk minapadi adalah: (a) perakarannya dalam, (b) batang kuat dan tidak mudah rebah, (c) daun tegak, (d) produksi tinggi, (e) toleran genangan di awal pertumbuhan, (f) tahan hama dan penyakit, dan (g) rasa nasi sesuai selera petani. Varietas yang memiliki ciri-ciri tersebut antara lain: Inpari 29 Rendaman dan inapari 30 Ciherang sub1. Sedangkan ikan yang cocok untuk usahatani minapadi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: (a) laju pertumbuhan cepat, (b) beradaptasi baik terhadap lingkungan, dan (c) disukai masyarakat setempat. Ikan mas (Cyprinus carpio), Tawes (Puntius Javanicus), Nila (Tilapia nilotica), Gurami (Osphronemus gouramy), Lele dumbo (Clarias batrachus), udang lokal (macrobrachium rosenbergii) dan ikan pemakan rumput lainnya (Grass carp) merupakan jenis ikan yang cocok untuk dipelihara dalam minapadi.

 

Sistem usaha tani Minapadi digolongkan menjadi:

1. Budidaya Ikan Sebagai Penyelang Tanaman padi

Pemeliharaan ikan sebagai penyelang, dilakukan setelah tanah sawah dikerjakan sambil menunggu penanaman padi.Lamanya pemeliharaan biasanya 20-30 hari, sampai pada saat benih siap untuk ditanam. Pada sistim ini, biasanya hanya dilakukan untuk pendederan benih ikan (ukuran 1-3 cm) dengantujuan: setelah umur 20-30 hari, hasil dederan berubah menjadi anak ikan yang siap ditebarkan di kolam (ukuran 3-5 cm atau benih glondongan).

2. Budidaya Ikan Bersama Padi

Merupakan pemeliharaan ikan di sawah yang dilakukan bersama dengan tanaman padi.Lamanya pemeliharaan adalah sejak benih padi ditanam sampai dengan penyiangan pertama, penyiangan kedua, atau sampai tanaman padi berbunga (mulai terbentuk), bahkan sampai pengeringan. Hasil panenan dapat berupa ikan berukuran 100 gram/ ekor

3. Budidaya Ikan Sebagai Pengganti Palawija

Pemeliharaan ini dilakukan sebagai pengganti tanaman palawija dalam pola pergiliran padi palawija padi.Tujuannya untuk mengembalikan kesuburan tanah sawah.Pada umumnya, pemeliharaan ikan sebagai palawija, dilakukan setelah dua kali masa tanam padi berturut-turut, atau padi-padi-ikan.

 

Keunggulan Usahatani Minapadi :

1. Secara tidak langsung menerapkan prinsip pengendalian Hama Terpadu (PHT)

Hal ini disebabkan karena ikan yang membantu memakan binatang-binatang kecil yang merupakan hama tanaman padi (carnivora) dan juga gulma kecil pada lahan sawah.

2. Efisiensi Pupuk dan air

Kotoran ikan dan sisa makanan menjadi pupuk dapat menghemat penggunaan pupuk sekitar 20-30%. Kotoran ikan merupakan sumber pupuk organik bagi tanaman padi.

3. Meningkatkan produksi tanaman 12-22%

Dengan menggunakan sistem tanam padi jajar legowo 2:1, dengan dua baris tanam per unit legowo, yang memberi kemudahan petani dalam pengelolaan usahataninya seperti: pemupukan susulan, penyiangan, pelaksanaan pengendalian hama dan penyakit (penyemprotan). Disamping itu juga lebih mudah dalam mengendalikan hama tikus.

4. Pemanfaatan lahan dan air secara optimal

5. Meningkatkan pendapatan petani

tingkat pendapatan usaha tani minapadi tahun 2008 lebih tinggi dibanding dengan usaha tani monokultur, karena: 1) total penerimaan yang diperoleh untuk usaha tani minapadi berasal dari gabungan dua komoditi yaitu padi dan ikan, yaitu sebesar Rp.9.835.779,80 per hektar; 2) total penerimaan monokultur sebesar Rp.7.941.238,13 per hektar. Tambahan keuntungan petani selama 30 – 40 hari memelihara ikan di sawah bersama padi sebesar Rp.15.400.000,-/5 ha atau Rp.3.080.000/ha.

(Maulida Surayya, SP / Penyuluh BPTP Balitbangtan Sumsel)










Komentar Via Website : 13
Obat penurun hipertensi paling ampuh
24 April 2018 - 07:48:45 WIB
terimakasih admin atas informasinya http://goo.gl/xmHtXC
Obat Herbal Radang Selaput Sendi
30 Mei 2018 - 11:38:11 WIB
Sukses selalu buat website dan pemiliknya.
Obat Keputihan
30 Mei 2018 - 13:44:51 WIB
informasinya sangat bermanfaat
https://goo.gl/QgaTwD
herbamen obat kuat terbaik tanpa efek samping
09 Juli 2018 - 09:16:11 WIB
terimakasih informasinya http://goo.gl/8npLz8
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)