Berita Pertanian

17 SATKER KEMENTERIAN PERTANIAN PROVINSI SUMSEL HADIRI ENTRY MEETING DI BPTP BALITBANGTAN SUMSEL

Administrator | Rabu, 06 Februari 2019 - 14:32:01 WIB | dibaca: 52 pembaca

Hari ini (6 Februari 2019) BPTP Balitbangtan Sumsel memfasilitasi Acara Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Pertanian di Provinsi Sumatera Selatan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Lebih kurang sebanyak 175 peserta hadir pada acara yang dilaksanakan di Aula BPTP Balitbangtan Sumsel ini.

Acara Entry Meeting ini merupakan acara pembuka dalam rangka pelaksanaan pemeriksaan laporan keuangan Kementerian Pertanian (BA 018) dan laporan keuangan SMARTD TA 2018 pada Kementerian Pertanian di Provinsi Sumatera Selatan, yang akan dilaksanakan sampai tanggal 16 Februari 2019 mendatang.

Entry meeting dihadiri oleh Tim Auditor BPK RI, Perwakilan Biro Keuangan dan Perlengkapan (KP), Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel beserta Kasubag TU, Staf, dan Peneliti dan Penyuluh yang terlibat kegiatan SMARTD, serta Pejabat dari 17 satker  yang menjadi sampel pemeriksaan.

Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel Ir. Amirudin Pohan, MSi dalam sambutannya di awal acara, menyampaikan bahwa melalui fasilitasi BPTP Balitbangtan Sumsel dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah networking BPTP dengan Satker-Satker yang ada. Selain itu Beliau berharap hasil pemeriksaan ini Kementerian Pertanian dapat mempertahankan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Mewakili Biro KP, Bapak Jaelani menyampaikan bahwa ada dua pokok utama yang akan diaudit, yaitu LK BA 018 dan SMARTD 2018. Berbeda pada pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya, kali ini akan ada presentasi Laporan Keuangan dari 17 satker yang akan diaudit. Kegiatan pemeriksaan oleh BPK RI ini diibaratkan oleh Beliau seperti Ujian Sekolah yang harus dilalui. Untuk dapat lulus ujian maka beberapa hal yang harus dipahami antara lain; 1) Itikad baik, 2) Mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, 3) Mempersiapkan SDM yang berkompeten, 4) Dana petugas, dan  5) Persiapan fisik dan psikis.

Selanjutnya, Ketua sub Tim 4 BPK RI, Bapak Aridhona Tisna Amijaya menyampaikan sambutannya. Beberapa hal yang disampaikan antara lain mengenai tujuan pemeriksaan serta lingkup dan sasaran pemeriksaan. Tujuan dilaksanakannya pemeriksaan LK BA 018 dan SMARTD adalah untuk mengetahui kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah (SAP), efektivitas sistem pengendalian intern (SPI), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kecukupan pengungkapan. (MDS, YJ, AES)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)